Rilis Terbaru

Acara Peletakan Batu Pertama untuk Peternakan Kedua Greenfields!

Dengan Investasi Sebesar Rp. 600 milyar, Greenfields Mempertahankan Kepemimpinannya di Industri Susu Segar Indonesia

Peternakan Greenfields Blitar
Proses Peletakan Batu Pertama Pembangunan Peternakan Sapi Perah Kedua PT. Greenfields Indonesia di Ngadirenggo, Wlingi, Blitar, Jawa Timur

Peternakan Kedua Greenfields yang terletak diatas lahan seluas 172 hektar di Ngadirenggo, Wlingi, Blitar, Jawa Timur, akan mulai beroperasi tahun 2018

Blitar, 3 Mei 2017 – PT. Greenfields Indonesia, anak perusahaan dari AustAsia Food, Pte., Ltd, hari ini melakukan acara peletakan batu pertama pembangunan peternakan sapi perah Greenfields yang kedua di Ngadirenggo, Wlingi, Blitar, Jawa Timur. Acara peletakan batu pertama dihadiri oleh Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto MM; Head of Dairy Farm Indonesia, PT. Greenfields Indonesia, Heru Prabowo; dan Managing Director of AustAsia Dairy Group, Edgar Collins.

Setelah 20 tahun sukses mengoperasikan peternakan pertamanya di Babadan, Malang, peternakan kedua Greenfields akan mampu menambah kapasitas yang signifikan terhadap industri susu Indonesia dan dengan demikian mengurangi ketergantungan komoditas susu impor. Saat ini, produksi susu nasional berkontribusi kurang dari 20% dari konsumsi susu nasional, dimana kontribusi dari Greenfields adalah sebesar 6%. Saat peternakan kedua Greenfields sudah beroperasi penuh di tahun 2018, Greenfields akan meningkatkan kontribusinya terhadap produksi susu nasional menjadi lebih dari 10%.

“Perusahaan kami menganut filosofi win-win. Itu sebabnya kami percaya bahwa kesuksesan kami terkait dengan kesejahteraan para peternak muda, kecil serta keluarga mereka. Pada tahun 2006 kami memulai kerjasama dengan para peternak kecil, dan saat ini jumlahnya telah berkembang menjadi sekitar 5.000 peternak, dimana kami memberikan mereka keahlian di bidang pakan dan peternakan,” ujar Edgar Collins, Managing Director Of AustAsia Dairy Group.

“Kamipun sekarang siap memperluas kerjasama dengan mendirikan Greenfields Institute of Dairy Farming. Melalui program pelatihan terstruktur secara reguler, kami menargetkan dalam 10 tahun kedepan dapat mengembangkan keahlian dari lebih 5.000 peternak sehingga meningkatkan produktivitas peternakan serta pendapatan dan membantu meningkatkan kualitas hidup mereka. Inisiatif kami ini juga akan membantu Indonesia dalam memenuhi permintaan yang semakin meningkat akan produk susu, terutama susu segar,” tambah Edgar Collins.

Selama 2 dekade, Greenfields telah memproduksi susu segar dan banyak produk olahan susu lainnya yang berkualitas tinggi, untuk dipasarkan di Indonesia serta wilayah Asia lainnya. Sebagai pemimpin dalam bidang peternakan sapi perah di Asia, perusahaan memiliki pengalaman tak tertandingi dalam bidang pengelolaan sapi perah di iklim tropis, dengan meyakini bahwa happy cows – sapi yang bahagia – akan memproduksi susu berkualitas terbaik. Visi dan komitmen Greenfields adalah untuk menduduki posisi 3 teratas perusahaan peternakan sapi perah secara global.

Peternakan sapi perah baru di Wlingi - berlokasi di lahan seluas 172 hektar dengan investasi sebesar Rp. 600 milyar - mampu menampung hingga 9.500 sapi perah. Tahapan pertama, sejumlah 2.000 sapi perah akan tiba pada bulan Agustus 2017 dan akan siap untuk diperah pada bulan Februari 2018. Peternakan kedua di Wlingi adalah peternakan yang ramah lingkungan dengan menggunakan pembangkit listrik bertenaga biogas, purifikasi dan daur ulang limbah, daur ulang pasir untuk alas tidur sapi perah, serta pemanfaatan kotoran sapi sebagai pupuk.

“Selain menerapkan praktek pengelolaan yang baik (good manufacturing practices), peternakan juga akan menggunakan peralatan, sistem dan teknologi paling modern dan efisien yang ada di industri peternakan di Asia, bahkan di dunia; ini termasuk sistem rotary milking parlor untuk proses pemerahan susu yang lebih efisien, tunnel barn untuk kenyamanan sapi yang lebih baik, serta daya listrik dari pembangkit listrik bertenaga biogas yang didapat dari pengolahan limbah peternakan,” jelas Heru Prabowo, Head of Dairy Farm Indonesia, PT Greenfields Indonesia.

Tentang Greenfields
PT. Greenfields Indonesia memproduksi susu segar berkualitas tinggi, higienis, kaya nutrisi yang berasal dari sumber alami; yakni sejumlah lebih dari 8.600 ekor sapi Greenfields yang bermula dari 100% sapi Holstein yang diimpor dari Australia. Peternakan pertama kami berlokasi di dataran tinggi Kabupaten Malang, Jawa Timur, Indonesia. 

Dengan teknologi canggih, susu segar dari sapi perah jenis Holstein ini diolah dengan cara pasteurisasi dan Ultra High Temperature (UHT) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Fokus utama PT. Greenfields Indonesia adalah memproduksi susu cair segar dengan kualitas terbaik tanpa fortifikasi dan zat tambahan sehingga nutrisinya mendekati kandungan susu segar; dan selalu memberikan perhatian penuh hingga hal terkecil dari seluruh rangkaian proses yang dilakukan, passion in every drop. 

Dari kawasan sejuk 1.200 meter di atas permukaan laut bersuhu 15-22oC, peternakan Greenfields telah menghasilkan susu sejak tahun 1997, dan kini memproduksi sekitar 42 juta liter susu segar murni tiap tahunnya. Susu segar bernutrisi tinggi dari peternakan dan pabrik PT.  Greenfields Indonesia di dataran tinggi Kabupaten Malang ini tak hanya dinikmati masyarakat Indonesia, namun juga dipasarkan ke Hong Kong, Singapura, Malaysia, Brunei, Filipina, Myanmar dan Kamboja. Kunjungi www.greenfieldsmilk.com untuk informasi detail mengenai susu sehat dari sapi perah yang diternakkan di Indonesia.


Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
For more information, please contact:

Endang Wijayaningsih
AustAsia Dairy Group
Ph: 021 - 25617181

Okti Syaira
FleishmanHillard Indonesia
Ph: 021-29820233

Foto-foto:
Edgar Collins, Managing Director of AustAsia Dairy Group Bersama H. Rijanto, MM Melakukan Proses Peletakan Batu Pertama Pembangunan Peternakan Kedua PT. Greenfields Indonesia
c. H. Rijanto, MM Menandatangani Prasasti Peletakan Batu Pertama Pembangunan Peternakan Sapi Perah Kedua PT. Greenfields Indonesia